Sudah hampir sepekan Ridwan Sahabat hanya berbaring di tempat tidur RS Kandou Malalayang, Manado. Remaja 17 tahun itu menderita penyakit misterius sejak tiga bulan lalu yang membuatnya kehilangan mata bagian kanan.
"Awalnya dokter mengatakan itu tumor, tapi belakangan dokter mengatakan tidak ada penyakit apa-apa. Sudah tiga kali dokter mengambil sampel di organ matanya," ujar Kadria Sasikome, ibu Ridwan kepada VIVAnews, Sabtu, 25 Februari 2012.
Menurut Kadria, Ridwan mulanya hanya mengeluh sakit mata biasa. Beberapa minggu matanya memerah, perlahan bola matanya mencuat keluar dan membengkak. Kian hari kondisinya kian mengerikan.
"Awalnya matanya memerah, kami berusaha membeli obat tetes mata, tak tahunya perkembangan sakitnya itu mata Ridwan keluar," ucap Kadria sembari memegang kepala dengan kedua tangannya, tanpa bisa menahan air matanya yang meleleh.
Tumbuh di keluarga dengan perekonomian terbatas, Ridwan sangat membutuhkan uluran tangan untuk menyembuhkan sakitnya. Ayahnya seorang nelayan kecil. Ibunya berjualan ikan hasil tangkapan ayahnya, keliling kampung.
Ismail Sahabat, sang ayah, mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang berjanji membantu putranya, namun tak ada yang terealisasi. "Katanya ada bos mereka yang dari direktur inilah, direktur itulah, kemungkinan orang itu hanya memanfaatkan mengambil bantuan dana untuk anak saya."
Selama seminggu di rumah sakit, Ridwan hanya tidur tanpa obat dan perawatan jelas. Di tengah kondisi yang mengerikan, Ridwan masih berharap uluran tangan untuk sembuh.
Sumber
Showing posts with label info unik Indonesia. Show all posts
Showing posts with label info unik Indonesia. Show all posts
Saturday, February 25, 2012
Friday, February 24, 2012
Wow..!! Kain Kafan Untuk Manusia Tertinggi Di Indonesia 39,21 Meter
Pihak keluarga maupun warga yang melakukan proses pemakaman Suparwono sempat kerepotan dibuatnya. Ini lantaran tinggi badan Suparwono mencapai 242 centimeter dan berat 176 kg. Karena itulah ia disebut sebagai manusia tertinggi di Indonesia.
Dibutuhkan kain kafan sepanjang 39,21 meter untuk membungkus jenazah Suparwono. Bahkan, dibutuhkan 18 orang untuk mengangkat jenazahnya.
Saat dibawa ke pemakaman, jenazah pria kelahiran Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, 4 November 1985 lalu itu tidak dimasukkan dalam keranda maupun peti seperti umumnya. Untuk mengakalinya, pihak keluarga menggunakan mobil pikap dengan bak terbuka untuk membawa jenazah Suparwono ke pemakaman. (endra)
Thursday, February 23, 2012
Wow..!! Kompor Tekan Berbahan Bakar Jelantah
Guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memperkenalkan kompor tekan Multifuel Berbahan Bakar Jelantah.
�BPPT sebagai badan pengkajian dan penerapan teknologi berupaya memberikan solusi terhadap masalah yang terjadi di masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat,� kata Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kementerian Ristek, Sadiyatmo.
Sadiyatmo bicara tentang kompor jelantah di sela-sela sosialisasi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dengan BPPT Penandatangan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara PT SE dengan Kadin Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Ketua KOPTI-UMKM (Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia) yang dilanjutkan dengan serah terima Kompor tekan Multifuel kepada perwakilan para pengguna yang diwakili oleh KOPTI-UKM di Bekasi.
�BPPT sebagai badan pengkajian dan penerapan teknologi berupaya memberikan solusi terhadap masalah yang terjadi di masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat,� kata Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kementerian Ristek, Sadiyatmo.
Sadiyatmo bicara tentang kompor jelantah di sela-sela sosialisasi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dengan BPPT Penandatangan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara PT SE dengan Kadin Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Ketua KOPTI-UMKM (Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia) yang dilanjutkan dengan serah terima Kompor tekan Multifuel kepada perwakilan para pengguna yang diwakili oleh KOPTI-UKM di Bekasi.
Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan bakar adalah sebuah solusi alternatif yang berdampak positif. Jika minyak jelantah dibuang begitu saja, maka dapat menimbulkan polusi atau mengotori lingkungan.
Sedangkan bila digunakan terus menerus akan menimbulkan penyakit akibat kandungan yang tinggi dari senyawa polimer.
Kementerian Riset dan Teknologi memfasilitasi sosialiasasinya dengan memberikan insentif kepada perekayasa BPPT yang merupakan salah satu penerima program Peningkatan Kemampuan Peneliti Perekayasa (PKPP).
Semua itu merupakan masa inkubasi karena pengembangan kompor ini masih terus diujicobakan.
�Produk massal kompor ini merupakan tahapan berikutnya yaitu tahapan komersialisasi�, kata Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Idwan Suhardi dalam Sosialisasi Kompor Tekan Multifuel Berbahan Bakar Jelantah. Kompor ini merupakan prototipe yang dihasilkan BPPT.
Kompor Tekan Multifuel memilki keunggulan teknis (teknologi), ekonomi, sehat, lebih praktis digunakan, suhu nyala api cukup tinggi (diatas 12000 C) dan dapat digunakan untuk bermacam-macam minyak nabati (seperti CPO/minyak kelapa sawit, minyak jarak dan lain-lain) tanpa perlu modifikasi tambahan.
Secara ekonomi pengembangan kompor tekan mulfifuel minyak jelantah ini dapat memiliki manfaat alternatif sebagai bahan bakar yang memilki nilai ekonomis karena dapat mengehemat bahan bakar secara signifikan dengan harga yang cukup murah.
Keunggulan lainnya, kompor tekan multifuel didesain sederhana agar harganya terjangkau oleh masyarakat. Dari segi kesehatan, dengan adanya kompor tekan multifuel ini pola prilaku masyakarat dalam hal ini para penjual gorengan juga dapat berubah yang tadinya memakai minyak goreng dalam memasak secara berulang kali sehingga menurunkan kualitas dan hiegenis makanan, saat ini dengan menggunakan kompor tekan multifuel memiliki alternatif yang jauh lebih sehat.
Potensi ketersediaan minyak jelantah pun cukup besar jika dapat dilakukan kerjasama dengan industri makanan dan rumah makan cepat saji untuk memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar.
Sedangkan bila digunakan terus menerus akan menimbulkan penyakit akibat kandungan yang tinggi dari senyawa polimer.
Kementerian Riset dan Teknologi memfasilitasi sosialiasasinya dengan memberikan insentif kepada perekayasa BPPT yang merupakan salah satu penerima program Peningkatan Kemampuan Peneliti Perekayasa (PKPP).
Semua itu merupakan masa inkubasi karena pengembangan kompor ini masih terus diujicobakan.
�Produk massal kompor ini merupakan tahapan berikutnya yaitu tahapan komersialisasi�, kata Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Idwan Suhardi dalam Sosialisasi Kompor Tekan Multifuel Berbahan Bakar Jelantah. Kompor ini merupakan prototipe yang dihasilkan BPPT.
Kompor Tekan Multifuel memilki keunggulan teknis (teknologi), ekonomi, sehat, lebih praktis digunakan, suhu nyala api cukup tinggi (diatas 12000 C) dan dapat digunakan untuk bermacam-macam minyak nabati (seperti CPO/minyak kelapa sawit, minyak jarak dan lain-lain) tanpa perlu modifikasi tambahan.
Secara ekonomi pengembangan kompor tekan mulfifuel minyak jelantah ini dapat memiliki manfaat alternatif sebagai bahan bakar yang memilki nilai ekonomis karena dapat mengehemat bahan bakar secara signifikan dengan harga yang cukup murah.
Keunggulan lainnya, kompor tekan multifuel didesain sederhana agar harganya terjangkau oleh masyarakat. Dari segi kesehatan, dengan adanya kompor tekan multifuel ini pola prilaku masyakarat dalam hal ini para penjual gorengan juga dapat berubah yang tadinya memakai minyak goreng dalam memasak secara berulang kali sehingga menurunkan kualitas dan hiegenis makanan, saat ini dengan menggunakan kompor tekan multifuel memiliki alternatif yang jauh lebih sehat.
Potensi ketersediaan minyak jelantah pun cukup besar jika dapat dilakukan kerjasama dengan industri makanan dan rumah makan cepat saji untuk memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar.
Wow..!! Kompor Dengan Bahan Bakar Singkong Asli Indonesia
BAHAN bakan dari singkong. Sepertinya produk ini merupakan solusi di tengah melambungnya harga bahan bakar minyak dan gas. Produk yang diluncurkan PT Energy Karya Madani selain lebih praktis dan aman, jauh lebih murah biaya operasionalnya.
Operasional kompor BBS tergolong sederhana. Siapapun bisa menggunakan, tidak perlu harus berlatih dulu. �Hampir sama dengan kompor tradisional lainnya,� lanjut Endy Priyatna, owner PT Enerfy Karyawa Madani.
Hal yang membedakan kompor BBS dengan kompor minyak tanah maupun kompor gas antara lain bahan bakarnya sangat murah. Cairan bioetanol yang terbuat dari sari ubi singkong hanya dijual Rp 6.000 per liter. Nyala kompor berwarna biru dan tidak menimbulkan gosong atau warna hitam pada alat masak, sehingga jauh lebih bersih.
Selain itu, menggunakan kompor BBS, orang tidak perlu takut meledak. Penggunaan cairan bioetanol tidak akan mendatangkan tekanan berupa gas pada kompor, sehingga aman dari ancaman ledakan.
Endy memastikan bahwa menggunakan kompor BBS jauh lebih murah biayanya. Dengan perhitungan satu rumah tangga menggunakan kompor selama 3 jam per hari, maka dalam sebulan keluarga tersebut cukup mengeluarkan biaya pembelian bioetanol hanya Rp 50 ribu. Padahal dengan jam operasional yang sama, kompor gas bisa menghabiskan biaya Rp 150 ribu.
Kompor BBS yang dibandrol dengan harga Rp 200 ribu per unit ini dikatakan Endy sebenarnya sudah dijual bebas di pasaran sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja area pemasarannya baru sekitar Rancamaya, Bogor. �Di sekitar Rancamaya sekitar 5000 warga sudah menggunakannya. Tahun ini kami akan memasuki wilayah Jabodetabek,� katanya.
Selain menjual kompor BBS, PT Energy Karya Madani sekaligus juga akan menjual bioetanol ke pasaran dengan kemasan dirigen ukuran 2 liter seharga Rp 12 ribu. Produk ini sudah teruji aman dan efektif.
�Kompor dan bahan bakarnya nanti gampang diperoleh dipasaran,� tukasnya.
Bahan bakar bioetanol sendiri merupakan jenis bahan bakar yang saat ini sedang menjadi trend di negara-negara maju sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Karena selain ramah lingkungan, energi ini juga mudah diperbaharui. �Nantinya kami juga akan menjual bioetanol ini untuk kendaraan bermotor,� pungkas Endy.
Endy berharap peluncuran kompor BBS dan energy alternative bioetanol bisa menekan pengeluaran setiap rumah tangga dan bisa menjadi solusi murah bagi industri kecil seperti warung makan, restoran, caf� dan pedagang kaki-5. (faisal)
Monday, February 13, 2012
Keren..!!! Lima Fotografer Indonesia Lolos ke Sony World Photography
World Photography Organisation kembali mengumumkan fotografer-fotografer yang berhasil lolos seleksi dan menjadi finalis dalam 2012 Sony World Photography Award, ajang internasional yang memberikan apresiasi pada hasil karya fotografi dari seluruh penjuru dunia.
Lima fotografer Indonesia berhasil lolos dalam tahap seleksi 2012 Sony World Photography Award pada kelas Open Photographers dan menjadi finalis dalam beberapa kategori: Tan Nono Rahardian untuk Kategori Seni dan Budaya, Handri Fitrido untuk Kategori Alam dan Kehidupan Liar, Zulkifli Thalib untuk Kategori Masyarakat, Ricky Alexander untuk Kategori Senyuman, dan Suprijanto untuk Kategori Perjalanan.
�Kami sangat mendukung para fotografer nasional di Indonesia untuk berkiprah dalam acara-acara penghargaan foto internasional seperti Sony World Photography Awards ini. Kompetisi ini mengapresiasi berbagai foto yang menakjubkan dari seluruh penjuru dunia untuk kemudian dipilih yang terbaik,� kata Presiden Direktur Sony Indonesia Satoru Arai.
Satoru Arai juga menyatakan bahwa dukungan Sony pada ajang ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk selalu terdepan dalam dunia digital imaging. �Foto-foto memikat yang lolos dalam kompetisi ini merupakan gambaran atas kemampuan menampilkan realitas dari sisi yang menarik yang juga dapat dihasilkan dengan rangkaian produk digital imaging dari Sony.�
Kelima fotografer Indonesia tersebut, bersama-sama dengan seluruh finalis dari 2012 Sony World Photography Awards dapat memamerkan karya-karya mereka pada kegiatan pameran utama yang akan diakadan di Somerset House London, bersamaan dengan penyerahan penghargaan Sony World Photography Awards.
Creative Director World Photography Organisation Astrid Merget mengatakan foto-foto yang telah lolos seleksi dan menjadi finalis pada 2012 Sony World Photography Awards kali ini sangat memuaskan.
�Untuk professional awards, karya-karya foto yang lolos seleksi menampilkan obyek secara utuh secara unik, sementara pada open categories obyek tunggal yang disajikan sangat beragam dan menunjukkan skil yang sangat tinggi,� jelasnya. Pada penyelenggaraan 2012 Sony World Photography Awads kali ini, lebih dari 112,000 hasil karya didaftarkan dari 171 negara seluruh dunia.
Sumber
http://techno.okezone.com/read/2012/02/10/383/573113/5-fotografer-indonesia-lolos-ke-sony-world-photography
Lima fotografer Indonesia berhasil lolos dalam tahap seleksi 2012 Sony World Photography Award pada kelas Open Photographers dan menjadi finalis dalam beberapa kategori: Tan Nono Rahardian untuk Kategori Seni dan Budaya, Handri Fitrido untuk Kategori Alam dan Kehidupan Liar, Zulkifli Thalib untuk Kategori Masyarakat, Ricky Alexander untuk Kategori Senyuman, dan Suprijanto untuk Kategori Perjalanan.
�Kami sangat mendukung para fotografer nasional di Indonesia untuk berkiprah dalam acara-acara penghargaan foto internasional seperti Sony World Photography Awards ini. Kompetisi ini mengapresiasi berbagai foto yang menakjubkan dari seluruh penjuru dunia untuk kemudian dipilih yang terbaik,� kata Presiden Direktur Sony Indonesia Satoru Arai.
Satoru Arai juga menyatakan bahwa dukungan Sony pada ajang ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk selalu terdepan dalam dunia digital imaging. �Foto-foto memikat yang lolos dalam kompetisi ini merupakan gambaran atas kemampuan menampilkan realitas dari sisi yang menarik yang juga dapat dihasilkan dengan rangkaian produk digital imaging dari Sony.�
Kelima fotografer Indonesia tersebut, bersama-sama dengan seluruh finalis dari 2012 Sony World Photography Awards dapat memamerkan karya-karya mereka pada kegiatan pameran utama yang akan diakadan di Somerset House London, bersamaan dengan penyerahan penghargaan Sony World Photography Awards.
Creative Director World Photography Organisation Astrid Merget mengatakan foto-foto yang telah lolos seleksi dan menjadi finalis pada 2012 Sony World Photography Awards kali ini sangat memuaskan.
�Untuk professional awards, karya-karya foto yang lolos seleksi menampilkan obyek secara utuh secara unik, sementara pada open categories obyek tunggal yang disajikan sangat beragam dan menunjukkan skil yang sangat tinggi,� jelasnya. Pada penyelenggaraan 2012 Sony World Photography Awads kali ini, lebih dari 112,000 hasil karya didaftarkan dari 171 negara seluruh dunia.
Sumber
http://techno.okezone.com/read/2012/02/10/383/573113/5-fotografer-indonesia-lolos-ke-sony-world-photography
Saturday, February 11, 2012
Wow..!! Subang Akan Produksi Bahan Peledak
Pembangunan pabrik bahan peledak di Subang yang diwacanakan sejak 2 tahun lalu, akan segera terealisasi.
Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan kerja sama PT Dahana-Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sert aPT Dahana-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di area PT Dahana, Cibogo, Subang.
Dalam penandatangan itu hadir Kepala Lapan Bambang Tedjasukmana, Kepala BPPT Marzan A Iskandar, Dirut PT Dahana Tanto Dirgantoro dan Menristek Gusti Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat setempat.
Menristek menyatakan pembangunan pabrik bahan peledak yang dilakukan di areal PT Dahana, Kecamatan Cibogo, Subang itu guna memenuhi kebutuhan militer. Pasalnya, kata Gusti, sejauh ini bahan peledak itu masih didatangkan dari luar negeri.
"Indonesia sedang bersemangat meningkatkan kemandirian bangsa di bidang penguasaan teknologi pertahanan. Dan propelan, bahan bakar roket ini menjadi salah satu indikator kemandirian bangsa itu," kata Menristek kepada wartawan
Pembangunan pabrik bahan peledak di daerah jalur tengah yang menghubungkan Jakarta-Cirebon melalui Cikamurang itu, digagas sejak 2011 lalu. Peletakan batu pertama dilakukan Menteri Pertahanan yang saat itu dijabat Purnomo Yusgiantoro.
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1821230/wow-subang-akan-produksi-bahan-peledak
Thursday, February 9, 2012
Perampok Mirip "Robin Hood" Di Tangkap Di Batam ( Video )
Kisah Robin Hood melegenda di tanah Inggris Raya. Ternyata, itu tak hanya terjadi di Inggris, tapi juga di Indonesia, atau tepatnya di Batam, Kepulauan Riau.
Kisah Robin Hood versi Indonesia ini terungkap saat Polresta Balerang menangkap sebuah komplotan perampok. Komplotan yang terdiri dari tiga orang itu diketahui sering merampok warga asing maupun rumah-rumah mewah. Dari tangan mereka disita barang-barang mewah bermerk dan sejumlah perhiasan.
Barang bukti itu ditemukan saat polisi menggerebek kantor tersangka, yang juga ternyata adalah kantor sebuah LSM bernama "Peduli Nusantara". Dari kantor tersebut, polisi menemukan sejumlah barang hasil rampokan mereka.
Penangkapan para tersangka menggegerkan warga. Sebabnya, para tersangka melalui LSM Peduli Nusantara sering membantu warga seperti membangun rumah ibadah, membangun jalan, hingga membantu biaya anak-anak yang putus sekolah. Para "Robin Hood" dari Batam itu juga kerap membagikan hasil rampokan mereka ke warga.
Tuesday, January 31, 2012
Wow..!!! Ketela Terbesar DiDunia
Bojonegoro - Tidak seperti ukuran biasanya, ketela pohon yang dimiliki oleh Kasihan (46), seorang petani asal Dusun Bonagung RT 03 RW 05 Desa Kabalan Kecamatan Kanor, Bojonegoro sangat besar. Satu buah ketela pohon memiliki berat mencapai 18,5 kilogram.
Ketela pohon miliknya yang ditanam di halaman belakang rumah tersebut sempat membuat warga sekitar penasaran dan ingin melihatnya. Secara otomatis rumah sederhana yang hanya berukuran 6x9 meter ramai dikunjungi warga.
Puluhan warga yang berdatangan setiap hari bervariasi. Ada yang berusaha menawar ketela raksasa tersebut ada pula yang hanya melihat-lihat.
Kasihan punya cerita unik tentang ketela berusia 2 tahun tersebut. "Saya sendiri tidak menyangka kalau mimpi saya berwujud jadi ketela raksasa," kata Kasihan dengan berbinar-binar senang, Jumat (20/1/2012).
Dalam mimpinya sebelumnya, Kasihan menemukan tongkat panjang di dalam rumah. Karena merasa aneh dengan wujud tongkat tersebut, ia kemudian membuang ke Bengawan Solo. Tetapi anehnya, tongkat itu bisa bergerak jauh seperti papan seluncuran. Tongkat meluncur semakin jauh dan lalu hilang.
Keesokannya, bapak dengan 5 anak itu duduk termenung di belakang rumah. Saat pandangannya tertuju pada pohon ketela, mendadak ia merasa ada kemiripan batang tanaman itu dengan tongkat dalam mimpinya. Akhirnya ia tergerak mencabut tanaman ketela tersebut.
"Tapi waktu saya cabut terasa sangat berat, saya sampai minta bantuan anak-anak saya," ceritanya.
Dua anaknya yang membantu mencabut batang ketela pohon ternyata juga belum mampu mengeluarkan umbi ketela dari dalam tanah. Kemudian setelah belum berhasil mengangkat umbi tersebut, akhirnya menggunakan cangkul untuk mengeruk tanah di atas tanaman tersebut dan berhasil diangkat.
Ternyata ketela yang dicabutnya tersebut memiliki ukuran tak lazim. Ketela jenis dorowati tersebut memiliki berat hingga 18,5 kilogram.
Dalam mimpinya sebelumnya, Kasihan menemukan tongkat panjang di dalam rumah. Karena merasa aneh dengan wujud tongkat tersebut, ia kemudian membuang ke Bengawan Solo. Tetapi anehnya, tongkat itu bisa bergerak jauh seperti papan seluncuran. Tongkat meluncur semakin jauh dan lalu hilang.
Keesokannya, bapak dengan 5 anak itu duduk termenung di belakang rumah. Saat pandangannya tertuju pada pohon ketela, mendadak ia merasa ada kemiripan batang tanaman itu dengan tongkat dalam mimpinya. Akhirnya ia tergerak mencabut tanaman ketela tersebut.
"Tapi waktu saya cabut terasa sangat berat, saya sampai minta bantuan anak-anak saya," ceritanya.
Dua anaknya yang membantu mencabut batang ketela pohon ternyata juga belum mampu mengeluarkan umbi ketela dari dalam tanah. Kemudian setelah belum berhasil mengangkat umbi tersebut, akhirnya menggunakan cangkul untuk mengeruk tanah di atas tanaman tersebut dan berhasil diangkat.
Ternyata ketela yang dicabutnya tersebut memiliki ukuran tak lazim. Ketela jenis dorowati tersebut memiliki berat hingga 18,5 kilogram.
Dia menuturkan, pada awalnya menanam sekitar 10 pohon ketela di kebun. Pohon tersebut ditanam secara tumpang sari di antara jenis tanaman lain. Ternyata setelah dua tahun tinggal satu pohon saja. Tanaman lain sudah dipanen dan sebagian busuk.
Kasihan berencana akan membudidayakan tanaman tersebut. Saat ini Kasihan tidak ingin mengkonsumsi ketela tersebut. Jika ada yang berkeinginan membeli, maka akan dijual asalkan harganya cocok. Sebaliknya kalau tidak ada yang berminat, ia akan menyimpan karena menurutnya sangat langka.
Kasihan berencana akan membudidayakan tanaman tersebut. Saat ini Kasihan tidak ingin mengkonsumsi ketela tersebut. Jika ada yang berkeinginan membeli, maka akan dijual asalkan harganya cocok. Sebaliknya kalau tidak ada yang berminat, ia akan menyimpan karena menurutnya sangat langka.
Sumber
http://nasional.inilah.com/read/detail/1821203/ajaib-ketela-raksasa-ditemukan-di-bojonegoro
Siswa SD Washington DC nyanyikan Lagu Indonesia Raya ( Video )
Di dalam sebauh ruangan, para siswa dan siswi sekoalah dasar Washington DC Amerika Serikat (AS) terlihat terbata-bata ketika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya. Meskipun mereka sekilas terkesan �gagap� namun proses melantunkan lagu kebanggaan rakyat tanah air ini berlangsung lancar dan khidmat.
Mereka tampak tenang. Meskipun terlihat panik. Bahasa Indonesia yang masih belum ramah dengan lidah siswa siswi tersebut tak menjadikan mereka gugup. Hingga akhir lagu selesai, Indonesia Rayaberkumandang hingga akhir prosesi nyanyian. Dan Duta Besar Indonesia untuk AS Dino Pati Djalaltersenyum puas.
Siswa siswi DC Public School sengaja berkumpul sebagai paduan suara yang akan menandai pembukaan �Indonesian Food Day 2012� pada 25 Januari silam di Washington DC. Acara ini dimeriahkan dengan beragam makanan asli khas Indonesia yang dapat dinikmati oleh seluruh sisa dan siswi sekolah tersebut.
Di dalam video yang bertajuk Indonesian �Food Day � January 25, 2012� ini telah menyita 3,716 penayangan. Video tersebut diunggah oleh username yang bernama �KBRIDC�.
Dalam video tersebut nampak siswa siswi DC Public School berbaris sambil memegang sebuah buku teks. Sepertinya mereka membaca lirik lagu Indonesia Raya. Dan bahkan mereka menggunakan pakaian adat khas Indonesia. Di dalam salah satu adegan video ini juga tertampil barisan siswa yang kemudian mengucapkan �Selamat datang.�
Penasan dengan video siswa sekolah dasar Washington DC menyanyikan Indonesia Raya, sila lihat cuplikannya dibawah ini.
Sumber
http://sidomi.com/62169/siswa-sekolah-dasar-washington-dc-menyanyikan-indonesia-raya/
Indonesia, Polandia dan Monaco siapa yang duluan Pakai Merah putih ?
Indonesia, Polandia dan Monaco, siapa yang duluan menggunakan merah putih ?, Kalau bicara mengenai siapa yang duluan, berarti kita berangkat pada sejarah, Para Peng- Gila Informasi Yuk..!!! kita berangkat..!!!
2. Monaco

Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.
3. Indonesia
Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.
Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.
Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.
Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.
Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.
Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.
Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293
INDONESIA adalah yang pertama kalinya menggunakan bendera MERAH PUTIH. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri, perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!
PERLU DITEKANKAN!! Bukan berarti Polandia dan Monaco melakukan plagiat karena historinya juga berbeda. Tapi dengan ini, Insya Allah bisa menjawab tuduhan negara Malaysia yang bilang bendera negara kita plagiat dari Monaco atau Polandia. Kita jangan niru malaysia yang asal nuduh plagiat.
1. Polandia


Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.
Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas warna khas lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.
Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas warna khas lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.

Bendera nasional Monaco terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah).Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.
Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.
3. Indonesia
Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.
Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.
Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.
Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.
Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.
Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.
Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293
KESIMPULANNYA
Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831
Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)
INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!
Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831
Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)
INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!
INDONESIA adalah yang pertama kalinya menggunakan bendera MERAH PUTIH. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri, perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!
Sumber
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5200020
Monday, January 30, 2012
Aktor Indonesia Jadi Pemain Film Mortal Kombat Terbaru ?
Hampir semua gamer tentu mengenal apa itu Mortal Kombat. Franchise game fighting yang terkenal karena kekejaman dan brutalitasnya ini memang terhitung fenomenal. Popularitas yang terbangun dari kesuksesan serinya di masa lalu bahkan membuat game ini beberapa kali diadaptasi menjadi film Hollywood.
Bahkan di tahun 2011 silam, satu seri film pendek diciptakan untuk memperlihatkan sisi MK yang berbeda. Namun siapa yang menyangka, karya yang satu ini ternyata menginspirasi publisher besar � Warner Bros untuk menghidupkan kembali Mortal Kombat ke layar lebar. Percaya atau tidak, rumor yang berkembang menyebutkan bahwa aktor laga Indonesia yang akan dipilih sebagai pemeran karakter utamanya!
Menanggapi pencantuman namanya, Iko pun menegaskan bahwa saat ini dia belum bisa mengatakan iya atau tidak. Pasalnya, dia sendiri merasa belum pernah dihubungi oleh pihak film MORTAL KOMBAT. Namun dia membenarkan bahwa memang ada yang mencantumkan namanya sebagai salah satu bintang dalam film tersebut.
"Ah rumor itu. Aku juga sempat cek, memang ada yang cantumin nama aku. Aku nggak berani bilang iya atau enggak," ungkap Iko saat dimintai keterangan lewat telepon pada Jumat (27/1) siang.
Iko pun juga sempat mencari tahu lewat sutradara bernama Gareth, namun belum juga ada jawaban yang pasti. Iko pun akhirnya mengambil kesimpulan bahwa kabar tersebut hanya rumor. Asumsinya, namanya tercantum di sana sebagai dampak dari kesuksesan film THE RAID beberapa waktu lalu.
"Belum ada yang hubungin, sampai sekarang juga belum. Kemarin juga sempat ngomong ke Gareth 'gimana nih?' Dia bilang kalau belum dihubungi berarti cuma rumor aja. Mungkin itu efek dari THE RAID yang mendapat sambutan bagus di luar negeri," sambungnya.
Bahkan di tahun 2011 silam, satu seri film pendek diciptakan untuk memperlihatkan sisi MK yang berbeda. Namun siapa yang menyangka, karya yang satu ini ternyata menginspirasi publisher besar � Warner Bros untuk menghidupkan kembali Mortal Kombat ke layar lebar. Percaya atau tidak, rumor yang berkembang menyebutkan bahwa aktor laga Indonesia yang akan dipilih sebagai pemeran karakter utamanya!
Apakah Anda pernah mendengar nama Iko Uwais sebelumnya? Aktor laga yang tampil memesona lewat filmMerantau dan The Raid ini kabarnya dipilih untuk memerankan karakter utama di film Mortal Kombat terbaru �Devastation. Tidak tanggung-tanggung, Iko Uwais kabarnya akan memegang peran sebagai sang tokoh protagonis utama � Liu Kang. Wow! Walaupun masih sebatas rumor, informasi ini sendiri mulai masuk ke situs-situs terkemuka seperti IMDb dan Mortal Kombat Wikia. Film ini sendiri kabarnya akan menjadi serireboot dan akan dirilis pada tahun 2013 mendatang. Rumor ini semakin diperkuat dengan tweet dari Larnell Stovall, penata gerak, yang juga menyatakan bahwa Uwais menjadi salah satu kandidat untuk pemeran utama: Mortal Kombat � Devastation.
Menanggapi pencantuman namanya, Iko pun menegaskan bahwa saat ini dia belum bisa mengatakan iya atau tidak. Pasalnya, dia sendiri merasa belum pernah dihubungi oleh pihak film MORTAL KOMBAT. Namun dia membenarkan bahwa memang ada yang mencantumkan namanya sebagai salah satu bintang dalam film tersebut.
"Ah rumor itu. Aku juga sempat cek, memang ada yang cantumin nama aku. Aku nggak berani bilang iya atau enggak," ungkap Iko saat dimintai keterangan lewat telepon pada Jumat (27/1) siang.
Iko pun juga sempat mencari tahu lewat sutradara bernama Gareth, namun belum juga ada jawaban yang pasti. Iko pun akhirnya mengambil kesimpulan bahwa kabar tersebut hanya rumor. Asumsinya, namanya tercantum di sana sebagai dampak dari kesuksesan film THE RAID beberapa waktu lalu.
"Belum ada yang hubungin, sampai sekarang juga belum. Kemarin juga sempat ngomong ke Gareth 'gimana nih?' Dia bilang kalau belum dihubungi berarti cuma rumor aja. Mungkin itu efek dari THE RAID yang mendapat sambutan bagus di luar negeri," sambungnya.
Sumber
http://jagatplay.com/2012/01/news/aktor-indonesia-jadi-pemeran-utama-film-mortal-kombat-terbaru/
http://www.kapanlagi.com/showbiz/film/internasional/iko-uwais-mortal-combat-hanya-rumor.html#
Sunday, January 29, 2012
Wow..!!! Ribuan Anak SD di Amerika Serikat Serbu Nasi Uduk & Sate Ayam
"Kegiatan dipusatkan di sekolah adopsi KBRI, J.C. Nalle Elementary School, diikuti oleh seluruh muridnya yang berjumlah sekitar 350 anak, yang dibagi dalam beberapa sesi. Mereka secara bergantian menikmati makan siang di kafetaria dengan menu opor ayam, orak-arik sayuran, nasi uduk beras merah dan pisang bakar dengan cokelat meses," demikian dikatakan KBRI Washington DC seperti dalam rilis yang diterima, Rabu (25/1/2012).
Menu makan siang Indonesia pada Indonesian Food Day ini disajikan untuk sekitar 30 ribu murid. Selain opor ayam yang disajikan di sekitar 105 SD, terdapat menu semur daging dan selada padang di beberapa sekolah yang lain. Pagi harinya, 10 ribu murid juga telah menikmati sarapan pagi ketan hitam di beberapa sekolah. Sementara itu, sore harinya, 20.000 murid akan nikmati makanan sore berupa sate ayam.
"Total porsi makanan Indonesia yang disajikan sejumlah 60.000 porsi untuk sekitar 126 sekolah," jelas KBRI Washington.
Rangkaian acara ini dibuka oleh Dubes RI Dino Patti Djalal yang dengan gaya jenaka menari 'moon walk� yang disambut riuh tepuk tangan murid-murid yang memadati ruang serba guna. Selanjutnya Dubes menyampaikan bahwa program ini menjadi media positif untuk semakin mengenal budaya Indonesia dan mendekatkan masyarakat kedua bangsa. Pada akhir sambutan pembuka, murid-murid kembali bertepuk riuh ketika Dubes Dino membai'at mereka sebagai 'good friends of Indonesia'. Pada acara pembukaan tersebut hadir pula Direktur Food and
Nutritions dari DC Public School, Jeffrey Mills, yang menyampaikan penghargaan atas
partisipasi Indonesia pada program ini.
Antusiasme murid-murid memang sangat terasa dan menjalar ke seluruh tamu undangan yang turut hadir pada acara tersebut. Terlebih ketika murid-murid dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Meski hanya berlatih beberapa kali, murid-murid cukup fasih menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. Tak hanya itu, merekapun menunjukkan kemampuan bermain angklung mengiringi lagu 'Just the Way You Are' yang dipopulerkan oleh Bruno Mars.
Sumber
http://www.detiknews.com/read/2012/01/26/113647/1825434/10/wah-ribuan-anak-sd-di-washington-dc-serbu-nasi-uduk-sate-ayam
google image
Sunday, January 22, 2012
Pergi Sekolah Menantang Maut Diatatas Jembatan Rusak ( Video )
Menantang maut, mungkin ungkapan ini cocok untuk para siswa SD di Kampung Waru, Desa Sangiangtanjung, Kec. Kalanganyar, Kab. Lebak, Banten. Sebab untuk pergi dan pulang sekolah mereka harus melintasi sebuah jembatan gantung yang miring karena talinya putus.
Tiga murid SD Negeri 02 Sangiangtanjung meniti jembatan miring saat menyebrangi Sungai Ciberang menuju rumah mereka, Selasa (17/1). Kurangnya perhatian Pemda terhadap insfrastruktur di desa ini membuat anak-anak ini bak menantang maut ketika pergi dan pulang sekolah.
Sofiah dan kawan-kawannya mesti bertaruh nyawa untuk bersekolah. Salah melangkah, byuur! Deras arus Sungai Ciberang, Lebak, Banten bisa merenggut hidup mereka. Setiap pagi, Sofiah mesti berjuang untuk bersekolah di SD Negeri 02 Sanghiang Tanjung.
Seperti dikutip Reuters Kamis (19/1/2012), Sofiah mengaku harus menempuh waktu 30 menit lebih lama bila ingin melintasi jembatan yang lain. Pastinya, dia akan berjalan lebih jauh dan telat ke sekolah.
Karena itu, salah satu syarat utama bagi para siswa SD itu untuk melintas di jembatan itu, yakni harus bisa berenang. Bila tidak, jangan coba-coba melintas di jembatan 'maut' itu.
Menurut Kepala Desa Sanghiang Tanjung Epi Sopian, banjir mengakibatkan kerusakan parah pada jembatan itu . Jembatan itu dibangun pada 2001 dan hancur saat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu.
Hanya murid yang bisa berenang saja yang berani meniti jembatan yang putus sebelah itu. Sedang yang tidak bisa berenang harus memutar sejauh 6 kilometer
Tiga murid SD Negeri 02 Sangiangtanjung meniti jembatan miring saat menyebrangi Sungai Ciberang menuju rumah mereka, Selasa (17/1). Kurangnya perhatian Pemda terhadap insfrastruktur di desa ini membuat anak-anak ini bak menantang maut ketika pergi dan pulang sekolah.
Sofiah dan kawan-kawannya mesti bertaruh nyawa untuk bersekolah. Salah melangkah, byuur! Deras arus Sungai Ciberang, Lebak, Banten bisa merenggut hidup mereka. Setiap pagi, Sofiah mesti berjuang untuk bersekolah di SD Negeri 02 Sanghiang Tanjung.
Seperti dikutip Reuters Kamis (19/1/2012), Sofiah mengaku harus menempuh waktu 30 menit lebih lama bila ingin melintasi jembatan yang lain. Pastinya, dia akan berjalan lebih jauh dan telat ke sekolah.
Karena itu, salah satu syarat utama bagi para siswa SD itu untuk melintas di jembatan itu, yakni harus bisa berenang. Bila tidak, jangan coba-coba melintas di jembatan 'maut' itu.
Menurut Kepala Desa Sanghiang Tanjung Epi Sopian, banjir mengakibatkan kerusakan parah pada jembatan itu . Jembatan itu dibangun pada 2001 dan hancur saat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu.
Hanya murid yang bisa berenang saja yang berani meniti jembatan yang putus sebelah itu. Sedang yang tidak bisa berenang harus memutar sejauh 6 kilometer
Dr. Henry Walton Jones, Jr, lebih dikenal sebagai Indiana Jones, rela bertaruh nyawa menyeberang jembatan gantung yang hampir putus demi harta karun...
Ini Videonya
Sumber
http://www.satuuntukindonesia.com/2012/01/foto-menantang-maut-demi-sekolah.html
WOW..!!! Robot Becak Buatan Anak Indonesia Mampu Menjadi Juara Internasional
Robot berbentuk becak mini ini, berhasil menjadi juara pertama dalam kategori Energy Saving Robot, yaitu robot ramah lingkungan dengan sumber energi tenaga surya. Melalui ciptaannya tersebut, para siswa berharap becak yang merupakan kendaraan umum khas Indonesia tidak punah, dan para pengemudi becak tidak harus menggoes lagi becak mereka, namun cukup menginjak pedal gas dengan tenaga sinar matahari. Sehingga becak tetap menjadi kendaraan umum yang ramah lingkungan namun lebih efisien.
Kategori Energy Saving Robot menantang para peserta untuk membuat robot yang sanggup bergerak tanpa tenaga baterai, melainkan dari cahaya lampu sebagai pengganti sinar matahari. Kategori ini termasuk kategori lomba yang sulit, sehingga tidak semua negara peserta ikut.
Robot berbentuk becak mini dengan motif batik buatan siswa SMP Negeri 7 Bandung sanggup menempuh jarak satu meter dalam waktu satu menit, sesuai dengan waktu yang disediakan panitia lomba. Setiap satu sampai tiga detik, robot tersebut berhenti untuk mengisi tenaga cahaya, kemudian maju 10 sentimeter perdetik.
Salah satu siswa tim perakit robot SMP Negeri 7 Bandung, Azman Syah Barran mengatakan, timnya hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk merakit robot tersebut. Namun, proses belajar merakit butuh waktu hingga tiga bulan lamanya. Azman menjelaskan, �Awalnya sih belajar robot dari sekolah, ekskul (ekstrakurikuler), dari awal tahap dari nol, sampai seratus persen bisa bikin gini�.
Azman menambahkan, robotnya sengaja dibuat berbentuk becak, karena merupakan ciri khas Indonesia. Ia pun berharap, di masa depan para pengemudi becak tidak perlu lagi menggoes becak mereka, namun hanya cukup menginjak pedal gas dengan energi dari tenaga matahari.
�Jadi biar menunjukkan kepada orang Indonesia bahwa ciri khas Indonesia itu becak. Jadi enggak usah ngegoes lagi, jadi tinggal pakai (pedal) gas gitu,� ujar Azman.
Azman menambahkan, robotnya sengaja dibuat berbentuk becak, karena merupakan ciri khas Indonesia. Ia pun berharap, di masa depan para pengemudi becak tidak perlu lagi menggoes becak mereka, namun hanya cukup menginjak pedal gas dengan energi dari tenaga matahari.
�Jadi biar menunjukkan kepada orang Indonesia bahwa ciri khas Indonesia itu becak. Jadi enggak usah ngegoes lagi, jadi tinggal pakai (pedal) gas gitu,� ujar Azman.
Energy Saving Robot dan Indonesiana merupakan kategori baru pada Olimpiade Robot Internasional 2011 kemarin. Kategori tersebut menantang peserta untuk membuat robot tanpa tenaga baterai, sekaligus membuat robot yang berciri khas Indonesia. Salah satu pembimbing tim robotik SMP Negeri 7 Bandung, Rahmat Nurcayadin mengungkapkan, secara teknis, robot buatan anak didiknya tergolong sangat efisien.
Selain bobotnya ringan, yaitu 120 hingga 180 gram, komponen yang digunakan pun sudah paling tepat dan menggunakan teknologi tinggi. Sehingga robot tersebut bisa berjalan maksimal dengan kecepatan satu meter perdetik di bawah sinar matahari. Sedangkan jika di bawah sinar lampu 2000 watt, kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Kecepatan tersebut sudah merupakan kecepatan tertinggi.
�Secara teknis, robot kami ini sangat efisien sekali. Robot ini bisa berjalan dengan maksimal, kecepatannya kalau di bawah matahari bisa mencapai satu meter perdetik. Kalau di bawah lampu yang 2000 watt kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Itu sudah kecepatan tertinggi,� papar Rahmat Nurcayadin.
Olimpiade Robot Internasional diselenggarakan oleh International Robot Commitee. Ajang tersebut pertama kali berlangsung di Korea Selatan pada 1999. Tuan rumah acara tahunan itu bergantian di sejumlah kota di Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, Australia, dan Malaysia. Tahun 2011 kemarin, Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut, di kota Jakarta. Olimpiade Robot Internasional melombakan 14 kategori. Jumlah peserta lomba itu mencapai seribu orang, dari 13 negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Amerika Serikat.
Olimpiade Robot Internasional diselenggarakan oleh International Robot Commitee. Ajang tersebut pertama kali berlangsung di Korea Selatan pada 1999. Tuan rumah acara tahunan itu bergantian di sejumlah kota di Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, Australia, dan Malaysia. Tahun 2011 kemarin, Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut, di kota Jakarta. Olimpiade Robot Internasional melombakan 14 kategori. Jumlah peserta lomba itu mencapai seribu orang, dari 13 negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Amerika Serikat.
Sumber
http://www.voanews.com/indonesian/news/Robot-Becak-Buatan-Anak-Indonesia-Menangi-Kompetisi-Internasional-137836458.html
Saturday, January 21, 2012
Heboh..!!! Bayi Di Telinganya Berlafazkan Allah
Purwakarta - Keanehan yang terjadi pada Achmad, cepat menyebar ke seluruh tetangganya. Bahkan, kata Zaetun, ibunda Achmad, setiap hari selalu saja ada warga yang datang untuk melihat anaknya.
Pastinya mereka ingin melihat langsung lekukan daun telinga anaknya, Achmad Sulaeman Abdul Zabar (2,5 tahun) yang menyerupai lafaz Allah.
Rumahnya yang sudah permanen itu selalu dipenuhi tetangga. Mereka kebanyakan berdecak kagum dengan keanehan Achmad ini. Banyaknya warga yang melihat, ternyata membuat Achmad senang.
Hampir sepanjang hari, Achmad bermain dengan para tetangga yang melihatnya. Sepertinya dia tidak kelelahan. Kalaupun merasa lapar, baru Achmad menangis untuk meminta susu dari ibunya. Setelah kenyang, dia kembali bermain.
"Kini anak kami selalu banyak yang menenami bermain," kata Zaetun dengan wajah semringah, Jumat (13/1/2012).
Linda Nurlaela (31), warga setempat mengaku penasaran dengan kabar tersebut. Dirinya langsung datang kerumah pasutri tersebut untuk membuktikan soal keanehan yang ada di daun telinga bocah itu.
"Benar-benar aneh. Lekukannya sangat mirip dengan lafaz Allah," kata Linda.
Seorang bayi laki-laki di Kampung Warung Kandang RT 61/04 Desa Sindangsari Kecamatan Plered Purwakarta lahir dengan kedua daun telinganya menyerupai lafaz Allah. Achmad Sulaeman Abdul Zabar (2,5 tahun), merupakan anak pertama pasangan Muslihat (22) dan Zaetun (21). Sang ibu sempat tidak menyadari kondisi daun telinga anaknya yang menyerupai lafaz Allah.
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1818556/warga-penasaran-lihat-telinga-bayi-berlafaz-allah
Pastinya mereka ingin melihat langsung lekukan daun telinga anaknya, Achmad Sulaeman Abdul Zabar (2,5 tahun) yang menyerupai lafaz Allah.
Rumahnya yang sudah permanen itu selalu dipenuhi tetangga. Mereka kebanyakan berdecak kagum dengan keanehan Achmad ini. Banyaknya warga yang melihat, ternyata membuat Achmad senang.
Hampir sepanjang hari, Achmad bermain dengan para tetangga yang melihatnya. Sepertinya dia tidak kelelahan. Kalaupun merasa lapar, baru Achmad menangis untuk meminta susu dari ibunya. Setelah kenyang, dia kembali bermain.
"Kini anak kami selalu banyak yang menenami bermain," kata Zaetun dengan wajah semringah, Jumat (13/1/2012).
Linda Nurlaela (31), warga setempat mengaku penasaran dengan kabar tersebut. Dirinya langsung datang kerumah pasutri tersebut untuk membuktikan soal keanehan yang ada di daun telinga bocah itu.
"Benar-benar aneh. Lekukannya sangat mirip dengan lafaz Allah," kata Linda.
Seorang bayi laki-laki di Kampung Warung Kandang RT 61/04 Desa Sindangsari Kecamatan Plered Purwakarta lahir dengan kedua daun telinganya menyerupai lafaz Allah. Achmad Sulaeman Abdul Zabar (2,5 tahun), merupakan anak pertama pasangan Muslihat (22) dan Zaetun (21). Sang ibu sempat tidak menyadari kondisi daun telinga anaknya yang menyerupai lafaz Allah.
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1818556/warga-penasaran-lihat-telinga-bayi-berlafaz-allah
WOW..!! Indonesia Sudah Mampu Membuat Tank Sehebat Leopard
Indonesia mampu mengembangkan sendiri tank canggih sekelas Leopard setelah memperoleh pengetahuan yang cukup dari alih teknologi, kata Deputi Menristek bidang Relevansi dan Produktivitas Iptek Teguh Rahardjo.
"Pembelian tank Leopard akan jadi kesempatan bagi peneliti untuk ikut belajar meningkatkan kemampuan," kata Teguh yang juga Kepala Bidang Pokja Litbangyasa Komite Kebijakan Industri Pertahanan itu seusai mengikuti kunjungan Menristek Gusti Mohammad Hatta ke pabrik bahan berenergi tinggi PT Dahana, di Subang, Jabar, Jumat.
Teguh dimintai komentarnya soal pembelian tank bekas yang hingga 100 unit dari Belanda dan menelan biaya 280 juta dolar AS. Menurut dia, soal pembelian itu TNI yang lebih tahu.
Dikatakannya, spesifikasi teknologi tank Leopard sangat canggih misalnya dari tingkat akurasi penembakannya, sementara teknologi yang baru dikuasai bangsa Indonesia saat ini adalah jenis panser, belum jenis yang beroda rantai yang mampu melewati berbagai medan sangat berat.
Pihaknya, lanjut dia, siap membantu PT Pindad untuk mengkaji teknologi apa saja yang ada di dalam tank tersebut dan membantu mengembangkannya.
"Kalau ini jadi program alih teknologi yang akan dikembangkan secara nasional, kita akan targetkan 5-10 tahun kita sudah bisa kuasai, tapi tentu tergantung kesiapan industri persenjataan dan engine juga," katanya.
Ia juga mengatakan, TNI sudah lama tidak meregenerasi tank-tank-nya yang kini sudah berusia cukup tua dan kurang layak digunakan sebagai sarana pertahanan.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan pengadaan tank Leopard dari Belanda sudah melalui penelitian dan pengkajian yang matang, tidak diputuskan secara tiba-tiba.
Sedangkan Wakil Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Kementerian Pertahanan memandang secara strategi perlu memodernisasi peralatan militer dalam rangka dua hal yakni memenuhi strategi pertahanan dan untuk memenuhi varian teknologi sebagai tuntutan dari revolusi militer di ASEAN.
Sebelumnya, rencana pembelian tank Leopard telah ditolak oleh parlemen Belanda. Mereka menilai Indonesia masih melakukan berbagai pelanggaran HAM.
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1821332/ri-mampu-kembangkan-tank-sekelas-leopard
"Pembelian tank Leopard akan jadi kesempatan bagi peneliti untuk ikut belajar meningkatkan kemampuan," kata Teguh yang juga Kepala Bidang Pokja Litbangyasa Komite Kebijakan Industri Pertahanan itu seusai mengikuti kunjungan Menristek Gusti Mohammad Hatta ke pabrik bahan berenergi tinggi PT Dahana, di Subang, Jabar, Jumat.
Teguh dimintai komentarnya soal pembelian tank bekas yang hingga 100 unit dari Belanda dan menelan biaya 280 juta dolar AS. Menurut dia, soal pembelian itu TNI yang lebih tahu.
Dikatakannya, spesifikasi teknologi tank Leopard sangat canggih misalnya dari tingkat akurasi penembakannya, sementara teknologi yang baru dikuasai bangsa Indonesia saat ini adalah jenis panser, belum jenis yang beroda rantai yang mampu melewati berbagai medan sangat berat.
Pihaknya, lanjut dia, siap membantu PT Pindad untuk mengkaji teknologi apa saja yang ada di dalam tank tersebut dan membantu mengembangkannya.
"Kalau ini jadi program alih teknologi yang akan dikembangkan secara nasional, kita akan targetkan 5-10 tahun kita sudah bisa kuasai, tapi tentu tergantung kesiapan industri persenjataan dan engine juga," katanya.
Ia juga mengatakan, TNI sudah lama tidak meregenerasi tank-tank-nya yang kini sudah berusia cukup tua dan kurang layak digunakan sebagai sarana pertahanan.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan pengadaan tank Leopard dari Belanda sudah melalui penelitian dan pengkajian yang matang, tidak diputuskan secara tiba-tiba.
Sedangkan Wakil Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Kementerian Pertahanan memandang secara strategi perlu memodernisasi peralatan militer dalam rangka dua hal yakni memenuhi strategi pertahanan dan untuk memenuhi varian teknologi sebagai tuntutan dari revolusi militer di ASEAN.
Sebelumnya, rencana pembelian tank Leopard telah ditolak oleh parlemen Belanda. Mereka menilai Indonesia masih melakukan berbagai pelanggaran HAM.
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1821332/ri-mampu-kembangkan-tank-sekelas-leopard
Hah..!!! Pemburu Ular Tewas Di gigit Ular Cobra
Momo Sutarmo (45), warga Kampung Panyirapan RT 1 RW 5 Desa Bojong Kunci Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung tewas setelah digigit ular jenis cobra.
Saat kejadian, Momo dan kedua anaknya yakni Hendra Budi Utomo (14) dan Jony Muhammad (15) tengah mencari ular di pesawahan yang berada di Kampung Paledang RT2/9 Desa Bojong Kunci Kecamatan Katapang.
Menurut Budi, ular cobra sebesar pergelangan tangan yang ditangkap bapaknya ini hendak dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan yang dibawa mereka dari rumah.
Namun, tiba-tiba ular tersebut balik menyerang dengan menggigit jari telunjuk tangan kiri Momo. Sontak Momo terjengkang, tak lama berselang bibir Momo berbusa. Selang setengah jam kemudian Momo menghembuskan nafas terakhir di sebuah saung sawah dengan disaksikan kedua anaknya sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (19/1/2012).
�Melihat bapak pingsan dengan mulut berbusa, saya mencari bantuan kepada warga sekitar. Tapi nyawa bapak udah nggak ketolong,� terang Budi sambil terisak.
Menurut Budi, pekerjaan ayahnya sebagai pemburu ular ini telah dilakoni Momo sejak masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Biasanya, ular hasil tangkapannya dijual ke pasar atau ke orang-orang yang memesannya.
Selain mencari ular, terkadang Momo juga mencari kodok sawah yang biasa dijualnya ke Kebun Binatang Bandung untuk pakan binatang peliharaan.
�Kalau dipatuk ular sebenarnya bapak sudah biasa. Bahkan, menurut cerita bapak kepada kami anak-anaknya, dia telah dipatuk ular lebih dari 40 kali. Tapi nggak pernah apa-apa, mungkin kalau sekarang sudah takdir, bapak meninggal sama ular buruannya sendiri,�ungkap Budi pasrah
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1820957/tragis-pemburu-ular-tewas-digigit-cobra
Saat kejadian, Momo dan kedua anaknya yakni Hendra Budi Utomo (14) dan Jony Muhammad (15) tengah mencari ular di pesawahan yang berada di Kampung Paledang RT2/9 Desa Bojong Kunci Kecamatan Katapang.
Menurut Budi, ular cobra sebesar pergelangan tangan yang ditangkap bapaknya ini hendak dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan yang dibawa mereka dari rumah.
Namun, tiba-tiba ular tersebut balik menyerang dengan menggigit jari telunjuk tangan kiri Momo. Sontak Momo terjengkang, tak lama berselang bibir Momo berbusa. Selang setengah jam kemudian Momo menghembuskan nafas terakhir di sebuah saung sawah dengan disaksikan kedua anaknya sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (19/1/2012).
�Melihat bapak pingsan dengan mulut berbusa, saya mencari bantuan kepada warga sekitar. Tapi nyawa bapak udah nggak ketolong,� terang Budi sambil terisak.
Menurut Budi, pekerjaan ayahnya sebagai pemburu ular ini telah dilakoni Momo sejak masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Biasanya, ular hasil tangkapannya dijual ke pasar atau ke orang-orang yang memesannya.
Selain mencari ular, terkadang Momo juga mencari kodok sawah yang biasa dijualnya ke Kebun Binatang Bandung untuk pakan binatang peliharaan.
�Kalau dipatuk ular sebenarnya bapak sudah biasa. Bahkan, menurut cerita bapak kepada kami anak-anaknya, dia telah dipatuk ular lebih dari 40 kali. Tapi nggak pernah apa-apa, mungkin kalau sekarang sudah takdir, bapak meninggal sama ular buruannya sendiri,�ungkap Budi pasrah
Sumber
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1820957/tragis-pemburu-ular-tewas-digigit-cobra
Friday, January 13, 2012
Curi Ayam Tetangga Seorang Bocah diancam 5 Tahun Penjara
Gara-gara mencuri ayam milik tetangganya, seorang bocah terpaksa meringkuk ditahanan sejak sebulan lalu. Meski pemilik ayam telah memaafkan, namun polisi akan tetap melanjutkan kasus pencurian dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara ini.
Jasmani (56) warga Armada, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo mengharapkan keponakanya Suzari Fikri (15) agar dibebaskan dari sel tahanan Mapolresta Probolinggo.
Jasmani menuturkan dalam keseharian ponakanya tersebut tidak menunjukan perbuatan kriminal bahkan penurut dan pendiam. Dirinya seakan tidak percaya kalau ponakanya yang masih duduk di bangku SMP dan ditinggal ibunya merantau ke Malaysia itu di tangkap polisi lantaran mencuri dua ekor ayam milik tetangganya.
Jasmani menduga ponakanya tersebut diajak temannya bernama Joni (23) yang juga tertangkap polisi. �Jika memang terbukti bersalah telah mencuri ayam apakah tidak ada pembebasan untuk keponakanya karena yang punya ayam telah memaafkan perbuatanya karena kasihan dan terhitung masih anak-anak,� ujar Jamilah, pemilik ayam, Jumat (13/1/2011).
Kasatreskrim Polresta Probolinggo AKP Agus Supriyanto ketika di konfirmasi mengatakan polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan hasil lidik dua pelaku pencurian ayam telah mengaku melakukan pencurian beberapa kali.
Polisi sudah berupaya melakukan upaya agar pelaku yang masih di bawah umur ini dikembalikan ke orang tuanya, namun warga tidak menghendaki karena dimungkinkan mereka akan melakukan pencurian kembali.
Sumber
http://news.okezone.com/read/2012/01/14/340/557010/curi-ayam-tetangga-bocah-terancam-5-tahun-penjara
Jasmani (56) warga Armada, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo mengharapkan keponakanya Suzari Fikri (15) agar dibebaskan dari sel tahanan Mapolresta Probolinggo.
Jasmani menuturkan dalam keseharian ponakanya tersebut tidak menunjukan perbuatan kriminal bahkan penurut dan pendiam. Dirinya seakan tidak percaya kalau ponakanya yang masih duduk di bangku SMP dan ditinggal ibunya merantau ke Malaysia itu di tangkap polisi lantaran mencuri dua ekor ayam milik tetangganya.
Jasmani menduga ponakanya tersebut diajak temannya bernama Joni (23) yang juga tertangkap polisi. �Jika memang terbukti bersalah telah mencuri ayam apakah tidak ada pembebasan untuk keponakanya karena yang punya ayam telah memaafkan perbuatanya karena kasihan dan terhitung masih anak-anak,� ujar Jamilah, pemilik ayam, Jumat (13/1/2011).
Kasatreskrim Polresta Probolinggo AKP Agus Supriyanto ketika di konfirmasi mengatakan polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan hasil lidik dua pelaku pencurian ayam telah mengaku melakukan pencurian beberapa kali.
Polisi sudah berupaya melakukan upaya agar pelaku yang masih di bawah umur ini dikembalikan ke orang tuanya, namun warga tidak menghendaki karena dimungkinkan mereka akan melakukan pencurian kembali.
Sumber
http://news.okezone.com/read/2012/01/14/340/557010/curi-ayam-tetangga-bocah-terancam-5-tahun-penjara
Subscribe to:
Posts (Atom)

































